Review abal-abal nan sotoy : “THIS IS THE SOUND” album by Cellar Darling

Hae gaes~

Kali ini aku mau sedikit membahas tentang salah satu album yang ditunggu-tunggu sama para pecinta Anna Murphy cs (mau nyebut pecinta Eluveitie tapi mereka udah gak di Eluveitie lagi sih).

Seperti yang udah kita tau ya, Anna Murphy, Merlin Sutter, dan Ivo Henzi udah hengkang dari Eluveitie sejak tahun lalu dan mereka membentuk band yang namanya sama kayak album solonya Anna, “CELLAR DARLING”.

CellarDarling

Ya walaupun aku ngakunya suka sama Anna cs, tapi maap-maap aku gak beli album ori nya :’D

Begitu nyari link download ternyata udah pada ilang, sekalinya nemu, pas di-extract engga bisa. Ngeselin banget emang. Akhirnya si mas Dapitt alias David YC dengan baik hati mau nge-share mp3 album itu via WA. Wah~ beruntung sekali aku. Makasih banyak mas Dapitt ^_^)//

 

Album perdana Cellar Darling ini berjudul “This is The Sound”, ada 14 lagu di dalamnya. Sejak perilisan video single pertamanya Cellar Darling emang beda dari Eluveitie, walaupun masih tetep mengusung folk-metal (apa folk-rock ya?), tapi unsur Celtic-nya gak sekental Eluveitie. Jadi di sini metal/rocknya lebih dominan sih menurutku. (masih bingung ini sebenernya folk-rock apa folk-metal) XD

Sepertinya musik yang begini nih yang jadi jiwa mereka bertiga, soalnya kalau kita perhatikan ya, waktu masih gabung di Eluveitie, kebanyakan lagu yang dibikin sama om Ivo itu musiknya lebih kentel ke metal, kayak The Silver Sister sama Carry the Torch yang murni bikinannya Ivo (doi termasuk paling sering bikin lagu di Eluveitie tapi tetep ada campur tangan Chrigel). Liat aja album-album Eluveitie di Wiki, pasti di list musiknya nama Ivo sering muncul.

 

Key, balik lagi ke album Cellar Darling ya. Sebelum album ini rilis, Cellar Darling udah lebih dulu merilis video klip dari beberapa singlenya, Avalanche, Black Moon, sama Challenge ya kalau gak salah? Yang Challenge aku belum sempat liat sih. Kalau yang Black Moon udah, dan kayaknya ada makna yang mendalam kalau diliat dari video klipnya. Jadi di video klip Black Moon itu ada yang memerankan 3 pemuka agama dari agama yang berbeda, keliatannya sih agama samawi gitu (Kristen, Islam, Yahudi), terus ada seorang wanita yang kostumnya serba hitam, dan di akhir, ketiga pemuka agama itu yang tadinya mencar terus jadi satu  ngikutin si wanita itu. Gitu deh pokoknya. Liat sendiri aja videonya di Yutup kalau belum dihapus XD

 

Sekarang kita ngomongin lagu-lagu di album This is the Sound ya.

Track pertama nih, ada AVALANCHE yang video klip-nya udah rilis sejak bulan… apa ya? Lupa.

Lagu ini dibuka dengan permainan hurdy-gurdy nya mbak Anna. Kalau aku pribadi sih luamayan gampang bosen dengerinnya, menurutku biasa aja, beat-nya gak terlalu kenceng sih soalnya. Drum-nya gitu-gitu doang.  Ahaha… Aku emang awam musik sih, cuman kalau dengerin drum-nya di lagu ini kayaknya aku bisa bayangin Merlin nge-drum sambil nahan ngantuk gitu deh.

 

Di track ke 2 ada yang video klip-nya baru aku omongin tadi nih, BLACK MOON. Nah, yang begini ini aku suka, beat-nya agak kenceng. Di lagu ini vokalnya mbak Anna lebih powerful *pfftt~ sok tau* kalau di Avalanche kan lebih ke melengking gitu ya. Aku suka di bagian menjelang chorus, perubahan suara Anna dari rendah terus ke tinggi pas chorus. Riff gitar Ivo yang berat di lagu ini juga aku suka, di sini ada solo gitarnya setelah solo hurdy-gurdy Anna. Om Merlin yang tadi kayaknya ngantuk bawain lagu pertama, sekarang jadi melek deh, abisan permainan drum-nya lebih variatif menurutku.

 

Lanjut di track ke 3, CHALLENGE. Melodi hurdy-gurdy jadi pembuka lagu ini. Walaupun beat-nya hampir mirip sama Avalanche, tapi gak semonoton itu sih. Soalnya di sini ada solo gitar sama solo hurdy-gurdynya, udah gitu hurdy-gurdynya lebih berasa, jadi ada ‘rasa Celtic’ nya gitu. Suka deh!

 

HULLABALLOO,  lagu ke 4 di album ini. Intronya aja udah berat. Riff-riff yang berat dari Ivo dan hentakan drum Merlin bikin lagu ini lebih terdengar metal. Chorusnya aku suka, kayak ada falset-falsetnya gitu. Terus, yang paling bikin aku kagum adalah… solo hurdy-gurdynya mbak Anna!!! Aduh itu solo hurdy-gurdy apa solo gitar sih mbak? Awalnya hurdy-gurdy banget tapi pas akhiran kayak solo gitar. Salah satu favoritku di album ini. Sayangnya aku belum nemu lirik lagunya jadi gak bisa ikut-ikutan nyanyi, cuma nyanyi bagian “Hullaballoo”nya doang. Ahaha…

 

Di lagu ke 5 ada SIX DAYS. Aku merasakan kesan ‘gothic’ di sini waktu dengerin awalannya, efek dentingan piano/keyboard sama suara rendah Anna kali ya?  Untungnya lagu ini cukup unik!! Dengan durasi hampir 6 menit, aku pasti bakalan bosen kalau lagunya gitu-gitu aja, tapi di menit ke 3 aku dibikin terhanyut sama instrumen aerophone yang dimainkan… Anna? Kayaknya Anna sih yang mainin, soalnya sempat liat Anna mainin flute waktu dia masih gabung sama Eluveitie. Dan di part instrumen aerophone (yang juga ada iringan pianonya) itu jadi berasa dengerin musik fantasi, terus kesan gothic atau serem-seremnya jadi ilang sesaat. Dan mbak Anna yang dari awal nyanyi pake suara rendah, memasuki menit ke 5, suaranya jadi tinggi. Di lagu aku ini aku gak denger instrumen hurdy-gurdy. Mungkin Anna sibuk mainin piano.

7911318
Wah iya, ternyata gak cuma mainin hurdy-gurdy

 

THE HERMIT. Salah satu lagu yang aku favoritin juga di album ini. Musiknya asik, enerjik, chorusnya juga aku suka, udah gitu ada solo hurdy-gurdy yang bikin aku makin cintaaaaaaaaaaaaaah sama mbak Anna.

 

Setelah menikmati hentakan di lagu ke 6 tadi, selanjutnya kita dibikin selow dengan lagu mendayu sendu berjudul WATER. Intronya dibuka dengan petikan gitar yang manis, mengingatkan kita sama salah satu lagu instrumennya Eluveitie, “Isara”. Entah kenapa jadi agak sedih gitu dengerin ini. Durasinya gak ada 2 menit, lirik lagunya juga cuma 2 bait kayaknya. Sedih. Ada lirik “forgetting world war”nya gitu. Semacam lagu pelipur lara buat orang yang melewati penderitaan gitu kali ya? Judulnya aja “Water” (air), air kan buat membasuh dan membersihkan luka, kecuali air keras sama air liur komodo.

 

Yaudah sih, jangan sedih terus. Lagu ke 8 berjudul FIRE, WIND, & EARTH bisa mengembalikan semangatmu lagi. Hentakan drum-nya Merlin enerjik. Kalau menurutku musiknya gak terlalu berat sih, Lumayan lah~

 

Next track, REBELS. Beat-nya lebih santai. Durasinya 5 menit lebih 34 detik. Kalau gak menikmat melodi hurdy-gurdynya Anna bakalan cepet bosen sih ini.

 

UNDER THE OAK TREE (Di bawah Pohon Ek). Emmm~ cukup emosional. *udah gitu doang?*

Solo hurdy-gurdynya leh uga. Aku tertarik sama judul lagunya. Ada apa dengan pohon Ek? Pohon Ek itu memang salah satu pohon yang istimewa ya. Dari jaman kuno udah sering dipake buat bahan pembuatan kapal, perabotan, dlsb, terus usianya bisa sampe tua banget, bahkan ada yang sampe 800 tahun. Kamu tau pohon Ek yang ada di film Lord of the Rings kan? Nah, itu kan pohonnya udah bangkotan banget, dan masih hidup. Terus di jaman kuno juga ada bangsa kuno (ntah di belahan bumi mana) yang melakukan ritual pemujaan pohon Ek. Jadi kita sebenernya ngomongin musik apa ngomongin pohon sih?

 

Masih berselow-selowria, kali ini dengan track ke 11, HIGH ABOVE THESE CROWNS. Kalau lagu yang tadi cukup emosional, yang ini lebih emosional. Dan… ya, gitu doang.

 

Setelah tadi aku cukup merasa jenuh, track ke 12 berjudul STARCRUSHER ini bikin aku semangat lagi. Riff gitar Ivo sama vokalnya Anna sama-sama berat, udah gitu ada scream-nya lagi!! Aaaakkk~ suka banget deh tiap mba Anna nyekrim(?). Kirain bakalan denger scream mba Anna cuma di lagu Eluveitie aja, ternyata di album ini doi gak meninggalkan scream-nya, yaaaa walaupun samar-samar gitu sih.

 

HEDONIA. Satu-satunya lagu di album This is the Sound yang gak aku download karena waktu mas Dapitt nyoba nge-share via WA gak bisa, size-nya 16Mb, kegedean. Jadi aku dengerin di video yutup, itu juga video live yang sound-nya sumpah gaje parah! XD

Lagu berdurasi sekitar 7 menitan ini awalnya cukup nge-beat, tapi pas masuk di menit ke 4 sampe selesai kok jadi letoy ya? Au ah, orang aku juga dengerinnya pake video live di yutup, gak jelas sound-nya. Wkwkwk… Maaf deh.

 

Album pertama Cellar Darling ini ditutup dengan track berjudul REDEMPTION. Menurutku sih not too bad lah. Sejenis track ke 9 (Rebels) barusan. Aku suka nada-nada tinggi Anna di sini, apalagi di ending-nya. Semoga kalau dibawain pas live mba Anna gak sampe kecekik ya.

 

 

Yah~ begitulah kira-kira review abal-abal nan sotoy dari aku.

Gak buruk juga Anna cs hengkang dari Eluveitie, terbukti mereka bisa menunjukkan sisi lain dari jiwa bermusik mereka. Walaupun udah gak Celtic-Celtic banget, tapi tetep nge-folk karena hurdy-gurdynya, dan riff-riff gitar yang berat jadi khas musiknya Cellar Darling.

Kalau menurut kamu gimana? Share di kolom komen ya. Makasih yang udah mampir ^^

 

CellarDarling_viaCellarDarlingofficial
Anna-Ivo-Merlin [di belakang drum set] (Cellar Darling official)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s