Hasil dari Kegusaran yang Tidak Diketahui : “The Pain of Beauty”

 

Akhir-akhir ini, aku merasa ada yang sedikit mengganggu. Gak tau pasti apa itu. Walaupun hampir setiap orang kadang  pernah feeling random, begitu juga aku, tapi aku rasa ini sudah cukup berlarut-larut. Jadi ini bukan sekedar feeling random, tapi mungkin lebih dari itu.

 

Di setiap malam setelah pulang nguli, rasanya ingin sekali menuangkan perasaan ke dalam goresan-goresan, entah itu tulisan atau gambar.

Perasaan kali ini aku tuangkan ke dalam goresan berupa gambar. Gambar nyontek sih, dapet fotonya dari Pinterest.

This is it!

the-pain-of-beauty

 

Aku gak bisa menjelaskan dengan pasti kenapa aku memilih buat bikin gambar ini. Mungkin lebih karena tertarik aja kali ya akunya? Kebetulan juga aku suka mawar. Sayangnya aku belum bisa bikin gambar darah yang agak bagusan dikit.

 

Gambarnya cukup ‘berbicara’ menurutku. Aku pikir orang yang kayak gitu itu bisa dibilang agak bodoh ya. Iya deh, bunga mawar itu memang indah, tapi gak harus menyakiti diri sendiri juga sampai rela berdarah karena ketusuk duri-durinya begitu!

Ya lagian, megang bunga berduri yang indah itu kan gak harus digenggam sekenceng-kencengnya. Kalau tau cara megangnya juga gak bakal berdarah kena durinya kok. Gitu aja sih.

 

Tentang judulnya… itu aku dapet ngarang. Walaupun aku sendiri gak paham sama rasa sakit dari keindahan yang dimaksud itu apa. Sejauh ini aku belum pernah merasakan sakit dari sesuatu yang indah. Sesuatu yang indah itu kan [harusnya] selalu identik dengan kebahagiaan. Ya terus kenapa juga aku ngasih judul yang kayak gitu? Gak apa, pingin aja.

 

Yang pasti itu bukan mewakili perasaanku ya! Gambar itu gak lebih dari hasil luapan emosi aja.

Lebih baik menggalau yang menghasilkan sesuatu daripada uring-uringan gak jelas.

Karena aku suka takut tiap uring-uringan, takut kepalanya sakit. Semisal gak ada mood buat menggambar ya minimal dengerin musik keras sambil ikutan teriak-teriak lah, lumayan buat mengekspresikan perasaan dan meluapkan emosi, biar agak legaan.

 

Pertanyaannya : Sampai kapan perasaan semacam feeling random ini akan berakhir?

Bahkan ketika aku memposting ini pun aku masih dalam kondisi yang sama.

Seharusnya ini gak boleh berlangsung lebih lama, karena ini gak baik.

Sekian.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s