Musik Fantasi ~VINDSVEPT, Komposer yang Misterius~

Suatu ketika, di tengah keisengan sebelum tidur, aku nyoba ketik keywords “fantasy music” di YouTube. Terus, dari semua hasil pencarian, entah kenapa mataku tertuju sama satu nama channel di sana. Aku melihat nama “Vindsvept“.

vindsvept

Bukannya nge-klik link video itu, aku malah browsing buat cari tau siapa atau apa itu Vindsvept. Ternyata, Vindsvept adalah seorang independen komposer atau komposer yang bikin lagu sendiri dari Swedia.

Sejauh ini Vindsvept masih merahasiakan identitas aseli dirinya. Jadi “Vindsvept” itu cuma nama samaran, dan epic-nya lagi, belum ada satu orang pun bahkan anggota keluarganya sendiri yang tau siapa itu Vindsvept. Mungkin dia kalau bikin lagu bikinnya di galaxy sebelah kali ya? Sampe ga ada yang tau gitu.

 

Seperti komposer independen lainnya kayak BrunuhVille atau Antti Martikainen, Vindsvept juga menggunakan beberapa aplikasi virtual music buat menciptakan karya-karya epic-nya.

Di website official-nya, Vindsvept mengaku kalau dia menggunakan perangkat software Cubase 5, Era medieval Legend VST (ini buat bikin musik jaman pertengahan gitu deh kayaknya), Forest Kingdom VST (melihat kata “forest” mungkin ini yang memunculkan suara-suara alam, terus kayaknya aku sok tau sih), EWQL Symphonic Orchestra VST, EWQL Symphonic Choirs VST (ini yang ngasih sumbangan rebel choir di musiknya).

Dan untuk hardware-nya, Vindsvept menggunakan Midi Controller (UMX610), Audio Interface (TASCAM US-1800), Supreme CU-1, Millenium HA4, yang kalau aku googling sih beberapa bentukannya kayak keyboard gitu.

Kali aja kamu tertarik pingin bikin musik pakai musik virtual juga, mungkin software sama hardware itu bisa jadi perangkat yang kamu butuhkan.

 

Sebelum masuk ke rekomen lagu, kita bahas sedikit tentang Vindsvept.

Jadi, Vindsvept itu udah mulai belajar main piano sejak kelas 4, tapi dia sebenernya benci sama piano, main piano tuh cuma karena tuntutan keluarga aja, kayaknya sih kebanyakan keluarganya pemusik. Tapi karena emang dasarnya udah ga suka, jadi Vindsvept berhenti main piano sampe kelas 6.

Terus, waktu hari Natal, Vindsvept dapet kado Natal yang merubah hidupnya. Sebuah kado Natal berupa keyboard merk Yamahmud membuat Vindsvept lebih tertarik sama musik. Mungkin kalau sama piano klasik doi bosen, dan menurutnya, keyboard itu lebih menyenangkan, lebih seru, soalnya suaranya bisa di-setting sendiri.

Di usia 15 tahun, Vindsvept mulai bergabung di sebuah band.

Dan suatu ketika, muncul dorongan dalam diri Vindsvept buat bikin musik sendiri. Jadi deh, Vindsvept yang sekarang seorang komposer indi.

 

Gitu ceritanya. *nyeduh kopi dulu*

 

Eh?

Kamu nungguin list rekomen lagunya ya?

Ok, ini dia, beberapa lagu Vindsvept yang menurut aku enak banget buat dinikmatin!

 

 

WANDERER

Ini adalah lagu Vindvept pertama yang aku dengerin dan sukses bikin aku jatuh hati sama Vindsvept. Musiknya so folky, Celtic-nya berasa, ada nuansa instrumen semacam kecapinya gitu di awal lagu. Kalau liat judulnya, jadi membayangkan seorang pengembara yang lagi mampir di sebuah desa yang adem, sejuk, damai, gitu deh. Terus kebetulan sang pengembara itu ketemu sama salah satu warga desa, terus ditanyain “Kisanak mau ke mana?”

Aaaaakkk~ udah kayak film laga jadul aja pake kisanak XD

Anyway, durasi yang cuma 2 menit 44 detik bikin nagih. Tambahin lagi lah dikit~

 

LAKE OF LIGHT

Hmmm~ langsung kebayang deh ya, gambaran keindahan danau yang bikin hati jadi damai. Yang ini juga masih berasa Celtic-nya. Dan aku suka banget part-part lembut di lagu ini, bikin aku pingin menyendiri sok bijak di deket danau.

 

HONOUR OF THE KING (PART I) dan (PART II)

Wah, ada part-part-an nya gitu udah kayak film aja. Musiknya emang cocok banget dipake buat themesong film fantasy atau medieval age gtiu. Terus bedanya part I sama part II apa? Sebenernya sih ga gitu jauh beda, kalau yang part I pakenya instrumen semacam mandolin, kalau yang part II nuansanya agak lebih ademan dikit, mungkin karena ada semacam unsur harpanya di situ. Tapi ya nadanya sama sih. Namanya juga masih satu judul. Mungkin tadinya mau dibikin satu part aja, tapi takut durasinya kepanjangan terus yang dengerin jadi bosen gitu kali ya? Kebalikannya Bruno nih.

 

SLEEPER

“Sleeper” itu apa sih? Tukang tidur gitu ya? Tidurnya ngebo? Apapun itu, yang jelas musiknya damai banget, dengerin ini berasa lagi di-nina bobo-in sama peri-peri hutan.  Suara instrumen aerophone dan unsur harpanya ga nahan. Musiknya ngajakkin buat tidur dalam damai. *mati dong? Engga gitu!* XD

 

SHIMMERING IN THE SHALLOWS

Ini jenis musiknya hampir sama kayak Lake of Light, cuman kalau Lake of Light kan lebih agak ceria gitu, kalau yang ini lebih kalem, dan instrumen aerophone-nya lebih dominan. Udah gitu Celtic-nya berasa. Aduh~ enak banget lah pokoknya.

 

SPELLBOUND

Ini sejenis sama Sleeper, makanya aku suka. Kamu juga pasti suka deh!

 

SATYR

Satyr, dalam mitologi Yunani digambarkan sebagai makhluk setengah manusia setengah kambing, tinggalnya di hutan, sukanya godain peri-peri hutan. Pas banget sama lagu ini, nuansanya juga hutan banget. Dibuka dengan suara harpa, langsung memunculkan gambaran sosok peri hutan yang lagi main harpa di bawah pohon gede dan dikelilingi semak belukar *lebay banget ya*

Terus begitu unsur instrumen aerophone-nya masuk, yang kebayang adalah sosok Satyr dalam film Narnia yang mainin flute XD

Ini udah kayak pertunjukan Satyr yang duet sama peri hutan dan tentunya dimainkan jauh di dalam hutan yang damai dan tentram. Huwooo~ *paan sih*

 

INTO THE DEPTH (feat. Merrigan)

Kalau imajinasinya dilanjutin, pertunjukan Satyr sama peri hutan yang tadi bisa berlanjut begitu kamu dengerin lagu ini. Eh tapi… coba ganti setting deh, jangan main di hutan terus, emangnya fantasy itu cuma berkaitan sama hutan dan peri aja? Liat tuh, judul lagunya udah ngajak kamu berlayar dan menyatu dengan lautan! *aseekk~*  Padahal mungkin isi lagunya ga gitu sih. Tapi yaudalah, namanya juga lagu fantasy, seterah dong mau dibayangin gimana aja XD

Lagu ini dibuka dengan semacam suara petikan harpa dan alunan flute, dan kalau kamu sedang mengemudikan sebuah kapal di tengah lautan, mungkin kamu dan kapalmu bakalan oleng ketika mendengar suara merdu Siren yang mulai menginvasi lagu ini. Hahahag… eh, bukan Siren sih, tapi mbak Merrigan! Merrigan ya, BUKAN Morrigan, kalau Morrigan mah dewi Kematian di mitologi Celtic (kalau ga salah)

Suara Merrigan memang cocok banget sama musik fantasi, keindahan suaranya udah kayak Siren si makhluk mitologi dari Yunani yang suka nyanyi-nyanyi di laut dan membuat kapal-kapal jadi karam karena mendengar suaranya yang menghanyutkan, sama kayak suara Merrigan, bikin kamu hanyut ke perasaan terdalam begitu dengerin lagu ini, tapi kamu jangan sampe ikutan oleng juga ya! By the way, “perasaan terdalam” itu yang gimana sih? Ah, ga ngerti.

 

NORRSKEN (feat. Merrigan)

Karena Vindsvept asalnya dari Swedia, dia juga punya lagu-lagu yang dinyanyiinnya pakai bahasa Swedia, salah satunya lagu Norrsken ini. Kalau di-Inggrisin, Norrsken itu artinya North Light. Kayaknya waktu pertama aku tau lagu ini aku udah nemu translitan liriknya, cuman lupa nge-save, giliran sekarang nyari lagi malah ga nemu. Aku lebih tertarik ke bahasa yang dipake daripada musiknya, soalnya nadanya cuma gitu-gitu, agak monoton sih jadi gampang bosen dengernya. Untung liriknya pakai bahasa yang baru aku denger, jadi aku masukkin aja di list. Lumayan kan, nambah koleksi lagu bahasa asing selain Inggris, India, dan Jepang.  Bahasa Celtic kuno udah, Jerman udah, Belanda udah, Spanyol udah, terus sekarang Swedish.

 

OVER THE MOUNTAIN

Buat kamu yang lebih suka naik gunung daripada naik angkot, lagu ini cocok buat menemani kamu pas udah nyampe puncak. Santai, bikin rileks.

By the way, kamu lebih suka naik gunung apa naik gaji sih?? Jawab di kolom komen ya~

 

 

AS THE SMOKE CLEARS

Di website pribadinya, Vindsvept mengaku kalau musiknya lebih ke folk sama orchestra. Dan lagu ini adalah salah satu contohnya. Tetap bertema fantasi tapi kental dengan unsur orchestra-nya. Ga kayak beberapa lagu yang udah kita bahas tadi, kalau yang ini instrumen elektriknya lebih dominan, tapi tetep asik buat dinikmati kok!

 

AS WE MARCH

Hampir sama kayak yang barusan, ini juga unsur orchestra-nya kental banget, cuman nuansa folk-nya lebih berasa dari As The Smoke Clears, udah gitu ada choir-nya lagi. Cocok buat musik tema adegan perang di film medieval age. Aku suka bagian menit-menit terakhirnya, ada kayak aura semangatnya gitu.

 

COLLISION

Aku memang sengaja bahas lagu-lagu ‘cadas’nya di akhir sih. Dibanding 2 lagu sebelumnya, yang ini lebih terdengar cadas, full instrumen elektrik, mirip-mirip musiknya Antti Martikainen.

 

Kalau kamu lebih suka musik fantasi yang kental dengan unsur orchestra dan cocok buat musik trailer atau action gitu, kamu bisa coba dengerin lagu-lagunya Vindsvept kayak A World Divided, At the Edge of the World, Hollow, selebihnya kamu bisa cari sendiri.

Atau kamu mau coba dengerin musik-musik emosional yang kalem adem, ga ada salahnya kamu dengerin Deliverance (rekomended banget), Hiding in Solitude, Lost But Not Forgotten, Never to Return, Rite of Passage, The Journey Home, The Oracle’s Prophecy, A Song from the Deep, Wildfire. Wah, cukup banyak ya ternyata!

 

Gimana? Udah siap jalan-jalan ke dunia fantasi kamu sendiri? Jangan lupa ajak Vindsvept juga, biar makin seru!

Sekian. Thank you~

Advertisements

One thought on “Musik Fantasi ~VINDSVEPT, Komposer yang Misterius~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s