Konstelasi Orion

Di postingan sebelumnya aku cuma bahas tentang mitologinya Orion. Nah sekarang aku mau bahas soal rasi bintang Orionnya beneran XD
Aku ga tau banyak soal ilmu astronomi, walaupun suka tiap ada pembahasan tentang perbintangan atau ruang angkasa. Jadi kalau ada salah-salah di postingan ini, mohon maaf ya, dan mohon bimbingannya ^_^

Okelah cekidot!

Orion, dikenal sebagai “sang pemburu” di langit malam. Selain itu, dia juga disebut sebagai pemandu wisata “penunjuk arah” bagi para nelayan. Bagi petani (khususnya orang Jawa), rasi Orion berguna sebagai penanda waktu bercocok tanam.

Kalau ditarik garis memang bentuknya persis kayak orang lagi berburu sih. Ditambah letaknya dekat sama rasi bintang hewan-hewan kayak Taurus, 2 anjing Canis Mayor dan Canis Minor, Lepus si kelinci, tapi ada juga yang menyebut Lepus sebagai rasi bentuk anjing, ya seterah sih mau dianggap apa, asal jangan dianggap “temen ajah” :’) *apasih*
Orion juga berbatasan sama rasi bintang Eridanus, rasi bintang berbentuk sungai. Jadi abis selese berburu, terus kecapekan, dia bisa leyeh-leyeh istirahat deket sungai XD
Selain berbatasan dengan rasi bintang buruan-buruannya dan sungai Eridanus, Orion juga berbatasan dengan rasi bintang Gemini, yang dalam mitologi Yunani dikenal sebagai si kembas Castor dan Pollux.

Untuk menemukan Orion di langit caranya gampang banget! Cukup ketik CARI(spasi)ORION kirim ke nomer hp bapak kamu. Engga gitu! XD
Caranya kita tinggal nyari 3 bintang yang berbaris berdekatan, barisannya diagonal. 3 bintang itu bernama Mintaka (delta Orionis), Alnilam (epsilon Orionis), dan Alnitak (zeta Orionis). Mereka berbaris membentuk sabuk sang pemburu. Kalau udah nemu, kita geser ke kanan. Di sisi kanan sabuk ada 2 bintang terang dan redup, bintang terang itu bernama Rigel (beta Orionis) dan yang redup bernama Saiph (kappa Orionis). Terus kita geser ke sisi kiri sabuk, di sana ada 2 bintang terang berwarna merah dan satu bintang redup, yang terang berwarna merah itu namanya Betelgeuse (alpha Orionis) dan bintang yang redup bernama Bellatrix (gamma Orionis).
Ada lagi sih, bintang terang di sisi kanan sabuk Orion (dekat dengan nebula Orion) namanya Hatsya atau Nair al Saif (iota Orionis). Hampir mirip ya Saiph sama Saif (“saiph” juga dibacanya “saif” kan?) tapi mereka beda.
Gimana? Gampang kan nemuin Orion?
Kita ga perlu pake teleskop buat menemukan sang pemburu di langit. Cuma ada SATU syarat terpenting kalau mau melihat Orion, syaratnya kamu harus melihatnya di malam hari yang cerah. Kalau lihatnya pas siang-siang? Ya silau.

Ngomong-ngomong soal 2 bintang besar Orion, muncul pertanyaan “Kenapa Rigel disebut sebagai beta Ori, bukan alpha Ori, padahal Rigel adalah bintang paling terang di konstelasi Orion?”

Penamaan bintang-bintang di suatu gugus bintang dimulai dari Alpha, yang menandakan bahwa bintang itu adalah bintang paling terang dalam konstelasi. Bintang terang yang ke dua dinamai Beta. Selanjutnya Gamma, Delta, Epsilon, Zeta, Iota, Kappa, dst.

Ada beberapa alasan kenapa Rigel disebut sebagai beta Orionis walaupun Rigel adalah bintang paling terang di Orion.
Pada waktu peta bintang dibuat oleh Johann Bayer dan diterbitkan sekitar tahun 1600-an, alat-alat untuk mengamati bintang belum secanggih sekarang, jadi penentuan magnitudo (skala kecerahan bintang) belum akurat-akurat banget. Alasan lainnya karena Betelgeuse terletak di bahu Orion yang akan terbit lebih dulu dibanding Rigel yang posisinya di kaki Orion. Betelgeuse punya variasi kecerlangan, yang kalau pas lagi terang-terangnya, dia bakal ngalahin terangnya Rigel. Gitu. Jadi walaupun Rigel itu bintang raksasa paling terang di rasi Orion dan bintang terang ke-6 di langit, tapi Rigel ga dapet gelar sebagai “alpha” karena beberapa alasan itu.

Rigel itu gede banget loh! Bahkan lebih gede dari matahari. Ukuran Rigel 17 kalinya ukuran matahari di tata surya kita! Dan terangnya Rigel 40.000 kali lebih terang dari matahari. Tapi gaes, ada yang lebih besar dari Rigel. Dia adalah… Betelgeuse. Betelgeuse itu lebih cocok disebut bintang raksasa atau bintang monster ya? Soalnya ukuran Betelgeuse itu 13 kali (bahkan lebih) dari ukuran Rigel!! Kalau Rigel gedenya 17 kali ukuran matahari kita, Betelgeuse ukurannya 950 kali ukuran matahari!!! Allahuakbar~
Terus berapa kali ukuran bumi? Ya ampun… kita mah kecil banget ya :’D
Kecil banget tapi kadang masih bisa nyombong *ditoyor*

Kira-kira butuh waktu berapa tahun ya buat mengelilingi Betelgeuse pake pesawat? XD
Betelgeuse umurnya udah tua banget, diperkirakan oleh para ahli umurnya lebih dari 10 juta tahun, makanya dia berwarna merah. Suatu saat nanti (menurut penelitian sekitar kurang dari 1000 tahun lagi) Betelgeuse bisa meledak, terus nanti abis meledak dia bisa terlihat lebih terang dari bulan kalau dilihat dari bumi.

Hal menarik lainnya dari Orion adalah “Hujan Meteor Orionid” yang terjadi sekitar tanggal 16-29 Oktober dan puncaknya sekitar 21-22 Oktober. Umumnya ada 20-25 meteor terlihat tiap jam. Orionid Meteor Shower atau hujan meteor Orionid terjadi setiap tahun. Tapi aku sendiri belum pernah menikmati ‘pertunjukan’ meteor itu secara langsung dengan senikmat-nikmatnya(?) T_T
Ya abisan kadang tayangnya pas jam 1 pagi. Terus juga ga punya temen yang bisa diajakin buat nonton hujan meteor tengah malem di tengah tanah lapang (aku ga berani keluar rumah sendirian pas tengah malem) XD
Ngeliat dari rumah ga bisa gaes, kehalang genteng. Iya sih. Maksudnya nyoba ngeliat di sekitar rumah itu engga nikmat, kehalang rumah-rumah tetangga, kehalang pohon-pohon tinggi, dan juga hujan meteor itu cuma bisa diamati pas langitnya lagi cerah, lebih keliatan lagi kalau pas gelap, ga keganggu sama terangnya lampu-lampu kota.
Waktu itu aku pernah lagi ngobrol sama kakak aku di depan rumah sampe tengah malam, sekitar jam setengah 1 atau jam 1, terus aku lagi dengerin kakakku curhat sambil ngeliat ke langit, dan ga sengaja aku lihat sekelebat cahaya merah di langit. Bentaran banget, mungkin ga ada 1 detik. Tapi itu indah banget!! Bikin ketagihan pingin lihat lagi. Aku ga inget waktu itu lagi ada jadwal hujan meteor apa engga, yang jelas itu…. indah dan jarang banget aku nemu fenomena itu di langit. Ah, pingin deh, kalau nanti ada jadwal hujan meteor aku bisa nonton (._.)
Kemarin-kemarin pas bulan April ada hujan meteor Lyrid (hujan meteor di rasi bintang Lyra) tapi aku ga tau, baru tau pas bulan Mei. Tau pun mungkin ga bisa lihat secara langsung XD

Ngomong-ngomong…. kita bahas rasi Orion apa malah curhat sih? :v
Hahahag… ya maap.

Oke deh, bahas Orionnya segini dulu ya. Sebenernya masih pingin bahas tentang nebula di rasi Orion. Keren loh! Di nebula Orion ada gas yang bentuknya kayak kepala kuda. Mau bahas itu tapi panjang banget, detail sampe ke dalam-dalam, dan itu adalah objek yang ga bisa dilihat pake mata telanjang dari bumi. Jadi mungkin kapan-kapan dilanjutin bahasnya.
Ya udah deh gitu aja.
Makasih yang udah mampir. Mudah-mudahan postingan ini bermanfaat. Mohon koreksinya ^_^

(dikutip dari berbagai sumber)

image

Advertisements

2 thoughts on “Konstelasi Orion

  1. Ini bermanfaat bgt👍 kebetulan aku jg lagi nyari yg tntn orion gini haha😁
    Boleh request ga? Tolong dong jelasin tntng rasi bintang scorpius. Makasih🙏

    Like

    1. Syukur lah ^_^
      Karena posting beginian aq juga jadi makin tau tntng Orion 😀
      Kalo ga niat nulis d blo mungkin aq ga niat nyari video tntng rasi ini.
      Scorpius ya? Ok nanti insya Allah. Aq nyari bahannya dulu 😀
      Wkwkwk…
      Makasih banyak udah mampir ^_^

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s