APOLLO, Dewa Ganteng Tapi Jones XD

Hay hay… selamat hari ini ^o^)// *hari ini hari apa?*

Postingan kali ini mau bahas salah satu dewa Yunani yang masuk ke daftar dewa-dewi Olympus favoritku.
Phoebus Apollo!!
Dulu, waktu awal-awal demen mitologi Yunani terus nemu nama Apollo dan tau sekilas tentang dia, aku ga begitu tertarik, padahal Apollo itu selalu digambarkan dengan indah dan keliatan keren di puisi-puisi kuno.
Dan lama-lama aku jadi suka. Bukan karena ganteng, awet muda, atau karena jago main musiknya, tapi karena dia JONES :v
Lucu aja aku ngeliatnya, jadi pingin ngebully kadang XD *ga nyadar sendirinya juga jones (jomblo with happiness ya!)* :v

Aku baca beberapa kisah tentang tokoh-tokoh selain Apollo, tapi sering nemu selipan tentang kegagalan Apollo dalam hal cinta-cintaan di sana.
Kisah cinta Apollo pertama kali yang aku baca itu “Apollo & Daphne”, aku kira itu cuma secuil kegalauan Apollo dari semua percintaan yang pernah dia alami, ternyata… XDDD
Ga cuma sama Daphne, tapi sama cewe-cewe yang lain juga Apollo gagal vroh.
Ngenes juga kan ngeliatnya, dewa, ganteng, jago main musik, jago ngeramal, dewa penyembuhan, dewa muda (dia engga kayak dewa-dewa lain yang badannya udah melar ala bapak-bapak), pokoknya perfect lah, tapi jombelo X’D
Kalo aku jomblo kan wajar banget :v
Dan saking bosennya gagal terus punya hubungan sama cewe, Apollo jadi bengkok suka sama cowo XD
Eh iya loh, ini memang dikisahkan di riwayat kuno.

Kenalan dulu deh~

Phoebus Apollo, atau biasa dipanggil Apollo, punya banyak julukan : Akesios (penyembuh), Delios (dia lahir di Delos), Lykios (dewa serigala, tapi dia ga main di sinetron serigala lebay yang di tipi itu vroh), Musagetes (pemimpin para muse), Paean (dewa penyembuh), Phoebos (bersinar, dia juga dikenal sebagai dewa yang bersinar).

phoebus apollo

Apollo adalah anak dari Zeus dan ibunya seorang titan bernama Leto (Latona). Apollo saudara kembarnya Artemis, dewi perburuan, dia juga punya kemampuan yang hampir sama kayak Apollo, sama-sama jago memanah, sama-sama dijuluki sebagai dewa/dewi penyembuhan, pengobatan, pelindung hutan, cuman kalau Apollo ada lagi satu kelebihannya, dia jago banget main musik.
Apollo sering show di Olympus. Eh, maksudnya dia selalu menghibur para dewa-dewi Olympus dengan permainan liranya. Itu dewa-dewi Olympus pada nge-teh atau ngopi nyantai, ngerumpi, sambil dengerin musiknya Apollo, kayaknya asoy ya. Hahahag.. di bayanganku sih gitu XD

Apollo lahir di Delos, lahirannya waktu disesar *pitnah*
Dia jabatannya macem-macem, sebagai dewa kebenaran, dewa penyembuhan, dewa perburuan, dewa musik, dewa pelindung (terutama melindungi hutan dan binatang-binatang), dewa yang bersinar, dewajones*coret*, dewa masa muda, dan masih banyak lagi talenta yang dimiliki Apollo sebagai dewa. Ah iya, karena Apollo ini dewa masa muda, jadi dia ga digambarkan kayak dewa-dewa lainnya. Apollo itu digambarkan sebagai dewa muda yang ganteng dan bertubuh kekar.
‘Markas’ utama Apollo di Delphi, dimana banyak orang-orang meminta ‘petunjuk’ pada Apollo melalui para orakel (peramal).

Apollo terkenal jago banget mainin lira, lira itu dia dapet dari Hermes. Hermes bikin lira itu dari cangkang kura-kura, dawainya terbuat dari bulu domba. Hah, untung ga dibikin dari ekstrak kulit manggis.

Sama kayak dewa-dewi lainnya, Apollo juga punya beberapa atribut atau simbol. Pohon salam adalah pohon keramatnya, binatang-binatang yang menjadi ‘lambang’nya adalah srigala, burung gagak, elang, angsa, tikus, ular, dan belalang, tapi bukan belalang tempur ya.

Kalau Apollo itu ada di dunia nyata, pasti banyak direbutin cewe-cewe (dan mungkin cowo-cowo ‘bengkok’ XD) tapi kenyataan di dunia mitologi yang ga nyata (?) Apollo justru sering mengalami kegagalan cinta. Waduh bahasanya :v
Mulai dari hubungannya sama Daphne, Coronis, Marpessa, Cassandra, kisahnya selalu berujung kegalauan. Bahkan hubungannya dengan seorang laki-laki pun ujung-ujungnya sad ending. *puk-puk Apollo*
Mungkin doi capek hubungannya sama setiap perempuan gagal terus, jadi akhirnya pindah haluan ke cowo, eh tapi ujungnya galau juga :v

Apollo & Daphne

apollo n daphne
Cerita ini dikisahkan oleh Ovid, penyair asal Roma. Seorang peri hutan bernama Daphne, ga tertarik sama hal-hal semacam cinta apalagi pernikahan. Daphne suka berburu, dia pingin bisa terus hidup bebas di hutan, dia pingin banget bisa kayak Artemis (Artemis juga gitu, ga pingin nikah dan pingin hidup bebas). Padahal ayahnya, Peneus (dewa sungai) udah kepingin punya cucu, tapi putri sematawayangnya itu tetep kekeh pingin perawan selamanya.
Sampai suatu ketika, Apollo yang lagi main-main di hutan melihat sosok Daphne. Padahal waktu itu penampilan Daphne lagi semrawut banget (yah namanya tinggal di hutan kan, mana ada salon?). Walau dengan bawahan selutut, baju atasan tanpa lengan, dan rambut yang berantakan, di mata Apollo Daphne tetap terlihat cantik. Di versi lain, Apollo bisa jatuh cinta ke Daphne karena ulah Eros (Cupid), Apollo ngatain Eros ga lebih jago dari dia dalam hal memanah, si Eros marah kan, terus Eros niat ngerjain Apollo, dia memanah Apollo dan membuat Apollo jatuh cintrong sama Daphne, tapi Daphne dipanah Eros pake panah anti asmara *apasih XD* yang bikin Daphne justru ga tertarik samasekali sama Apollo.

Apollo yang udah doki-doki melihat Daphne ga bisa nahan diri, dia pingin langsung nembak Daphne (berharap bisa jadian sama Daphne). Tapi sayangnya begitu melihat Apollo berlari ke arahnya, Daphne malah kabur. Padahal Apollo udah mengungkap identitas dirinya sebagai dewa, malah dia sampe ngeluarin KTP (Kartu Tanda Perjaka) sama SIM (Surat Izin Macarinkamuh~) tapi Daphne malah makin ketakutan.
Mungkin Daphne emang alergi sama cowo agresif XD
dan Daphne masih memegang teguh prinsipnya, dia lebih memilih jadi perawan sejati daripada ‘disentuh’ sama Apollo sekalipun Apollo itu dewa ganteng mempesona yang multitalent.

Apollo semakin ngebet mengejar Daphne, sampai Daphne engap kehabisan napas, dan dia pasrah. Daphne memohon ke dewi Gaia (dewi Bumi) untuk mengubah wujudnya.
Permohonan Daphne dikabulkan. Tiba-tiba kedua kaki Daphne tidak bisa digerakkan, seperti mengakar di dalam tanah, dan perlahan tubuhnya mulai berubah menjadi kayu, dari kepalanya muncul ranting-ranting dan dedaunan. Daphne pun berubah menjadi pohon salam.
Apollo cengo. Dia benar-benar sedih melihat peri cantik incerannya berubah jadi pohon. Berubah mah jadi Kamen Rider, Kyuubi, atau apalah yang kerenan dikit, ini berubah jadi pohon, di situ kadang Apollo merasa sedih.
Yah… ga jadi dapet pacar deh… ngejomblo terus deh…

Apollo & Coronis
Dulunya, Apollo pernah punya pasangan namanya Coronis. Kayaknya sih mereka ga nikah, cuma gitu-gitu(?) terus punya anak. Padahal Apollo itu sosok pria sempurna, tapi Coronis masih aja berpaling. Dia main serong sama seorang raja. Raja dari mana ya aku lupa. Maaf XD
Coronis itu seorang manusia biasa, sementara Apollo adalah dewa. Apollo itu kan sibuk banget, jadi dia kadang ga bisa nemenin Coronis terus. Tapi Apollo juga ga mau lost contact sama Coronis, jadi Apollo menyuruh burung gagak putih peliharaannya buat memantau keadaan Coronis.

Suatu ketika, burung gagak putih itu memergoki Coronis sedang berselingkuh dengan lelaki lain. Burung gagak putih itu terus ngelapor ke Apollo. Apollo sih tadinya ga percaya. Dia marah besar waktu si gagak ngomong kalo Coronis udah menghianati dia. Karena Apollo marah besar, dia emosi kan, emosinya meledak-ledak ngalahin ledakan tabung gas 3kg. Dalam keadaan yang penuh emosi, Apollo mengutuk burung gagak putih itu. “Ngaco lo!! Cewe gw ga mungkin selingkuh!” JDEEERRRR~
Seketika burung gagak putih bulunya berubah jadi hitam legam.

Suatu ketika, pas Apollo lagi ga sibuk-sibuk amat, dia pergi menemui Coronis yang lagi hamil tua. Apalagi mumpung weekend, Apollo pingin weekend-an sama Coronis.
Tapi sampe di rumah Coronis, Apollo terkejut. Dia melihat pacarnya sedang ber-apa-apaan sama cowo lain. Apa-apaan apa nih?
Apollo marah besar, lebih marah dari yang kemarin. Tanpa pikir panjang, Apollo langsung membunuh cowo selingkuhan pacarnya itu. Ga tanggung-tanggung, pacarnya juga ikutan dibunuh, terus jasadnya dibakar. Tapi sebelum dibakar, anak yang masih dalam kandungan Coronis diambil sama Apollo.
Dan Apollo memberikan anak laki-laki itu ke salah satu centaur (monster, tapi yang ini baik hati dan ramah lingkungan). Bayi itu diberi nama Asklepios, yang gedenya jadi dewa pengobatan, dapet dari gen ayahnya. Ngomong-ngomong, simbolnya WHO diambil dari kisah mitologi Asklepios loh ^^

Apollo & Marpessa
Selain Daphne dan Coronis, ada lagi perempuan yang berhasil bikin hati Apollo hancur berkeping-keping *halah*
Namanya Marpessa. Marpessa itu tadinya mau nikahan sama pangeran bernama Idas. Tapi menjelang pernikahannya, Marpessa diculik sama Apollo. Apollo mungkin udah ngincer Marpessa dari jauh-jauh hari, tapi yang nikahin Marpessa malah orang lain. Di situ kadang Apollo merasa sedih X’D

Idas marah besar, dia lalu berusaha mengambil Marpessa dari Apollo. Dan berhasil. Marpessa akhirnya kembali lagi ke calon suaminya. Tapi Apollo juga ga mau ngalah gitu aja. Dia nyamperin Marpessa terus minta Marpessa ikut sama Apollo. Dih ga tau diri banget tu dewa satu :v *digampar*
Marpessa menolak Apollo mentah-mentah. Walaupun Apollo itu dewa, ganteng luar biasa, multi talent, tapi cinta Marpessa udah mentok ke Idas. Jadi Marpessa tetep pilih Idas.
Hahaha… yak, yang galau yang galau :v *lempar Mizone ke Apollo*

Apollo & Cassandra
Cassandra, salah seorang putri dari raja Troya. Dia cantik banget, tapi ga murahan. Walopun cantik, dia masih jomblo, makanya Apollo demen.
Suatu ketika, Apollo nembak Cassandra, dia menjanjikan kemampuan meramal buat Cassandra. Cassandra sih mau-mau aja dikasih kemampuan kayak begitu, siapa tau doi bisa buka usaha ramal-meramal.
Giliran udah dikasih kemampuan meramal, Apollo minta ber-anuanu sama Cassandra. Ya Cassandra nya ogah-ogahan. Harga dirinya sebagai wanita mau dituker sama kemampuan meramal! Gilak! Diem-diem bejat juga ya bang Apol -_-)
Apollo marah besar. Tapi bagaimanapun, kemampuan yang sudah diberikan ke Cassandra adalah janji Apollo, jadi Apollo tidak bisa menarik kata-katanya kembali.
Cassandra memang masih bisa meramal masa depan, dia termasuk peramal yang ramalannya ga pernah meleset, tapi karena Apollo kecewa dan sakit hati karena cintanya ditolak, Apollo lalu mengutuk Cassandra menjadi buta dan membuat semua orang tidak mempercayai ramalan Cassandra, sekalipun ramalan itu memang benar.
Jadi percuma juga kemampuan meramal yang Cassandra punya, ga ada satu orang pun yang percaya.

Apollo & Hyacinth (Legenda bunga Hyacinthus)

Apollo n Hyacinth
Dari sekian banyak wanita yang jadi inceran Apollo, ga ada satu pun dari mereka yang membahagiakan Apollo dengan kebahagiaan yang haqiqi(?) XD *bah!*
Akhirnya Apollo capek nguber-nguber cewe terus, jadi dia frustasi, terus bengkok, alias memahokan diri *apasih* XD

Suatu ketika, Apollo jatuh cintrong sama pemuda tampan bernama Hyacinth (Hyacinthus).
Di hari yang cerah, Apollo dan Hyacinth lagi asik pacaran*coret* main lempar cakram berduaan doang. Ada pepatah mengatakan “Lempar cakram sembunyi tangan”. Pfftt~ engga XD
Ceritanya mereka berdua saling pamer kemampuan. Apollo mau pamer kemampuan melemparnya yang super cepat dan ga mungkin meleset. Hyacinth mau pamer kemampuan menangkapnya yang hebat dan selalu tepat. Yah namanya juga masih masa-masa pacaran, apa-apa yang baik selalu diperlihatkan di permukaan.
Nah kan, lagi asik begituan, begituan main lempar cakram maksudnya, datanglah Zephyr, dewa Angin Barat yang diam-diam ternyata doi juga demen sama Hyacinth.
Zephyr cemburu berat melihat Hyacinth mesra-mesra bahagia sama Apollo.
Zephyr pun berniat menjatuhkan reputasi Apollo di depan Hyacinth dengan meniup cakram Apollo biar meleset.
“Bep, tangkep nih!” Apollo kembali melempar cakramnya. Zephyr tak ingin melewatkan kesempatan itu. Zephyr sang dewa angin meniup cakram Apollo kuat-kuat.
Lemparan Apollo pun meleset mengenai kepala Hyacinth. Seketika Hyacinth roboh.
Darah segar mengucur dari kepalanya. Rerumputan hijau sekarang diselimuti oleh merah darah.
Apollo menyesal, dia merengkuh tubuh Hyacinth yang sudah tidak bernyawa ke dalam pelukannya. Sementara Zephyr penyebab kematian Hyacinth pergi melarikan diri. Mungkin pepatah “Lempar cakram sembunyi tangan” lebih cocok buat Zephyr.

Apollo terus menangisi kematian Hyacinth, dan entah bagaimana prosesnya, tau-tau tubuh Hyacinth berubah menjadi bunga berwarna ungu yang kemudian bunga itu diberi nama bunga Hyacinth.
Begitulah kisah cinta-cintaannya Apollo the jones :’)
Sama cewe disakitin terus, giliran jadi maho malah ditinggal metong.
Sabar ya sob! :’)

Advertisements

4 thoughts on “APOLLO, Dewa Ganteng Tapi Jones XD

  1. kasian apollo dewa yang gw idam2in karena panahannya. tapi bener ngga sih min kalo apollo punya banyak anak dari manusia yang biasa disebut pahlawan kayak herculer dkk??

    Like

    1. kalo punya banyak anak sih aku kurang tau. yg aku tau sih salah satunya ya Asclepius.
      kalo ga salah dulu aku pernah baca, Hector itu juga salah satu anak Apollo sama Hecuba. tapi ga tau sih bener apa engga.
      BTW makasih udah mampir ke blogku ^_^

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s